Peer Counselor Training as an Improvement in Adolescent's Ability to Plan and Estimate Meal Portions
Pelatihan Konselor Teman Sebaya sebagai Peningkatan Kemampuan Remaja dalam Perencanaan dan Estimasi Porsi Makan
DOI:
https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang3834Keywords:
Pelatihan konselor, Remaja Putri, Perencanaan dan estimasi porsi makanAbstract
Remaja putri membutuhkan asupan gizi optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengestimasi porsi makan melalui pelatihan konselor teman sebaya di MAN DDI Bahrul Mubarak, Soropia, Sulawesi Tenggara. Metode pelatihan meliputi ceramah, Focused Group Discussion (FGD), dan praktik menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) serta “Isi Piringku.” Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap pada Oktober 2023, meliputi penjajakan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Hasil pre-test menunjukkan seluruh peserta belum memiliki keterampilan yang diajarkan, namun setelah pelatihan, 70% siswa mampu menghitung IMT dan porsi makan dengan benar. Pengetahuan dan sikap siswa juga meningkat secara signifikan. Pelatihan ini efektif sebagai media promosi kesehatan dan membentuk peer educator yang diharapkan mampu menyebarluaskan pengetahuan gizi seimbang kepada teman sebaya secara berkelanjutan dengan bimbingan guru.
References
Best, O., & Ban, S. (2021). Adolescence: Physical changes and neurological development. British Journal of Nursing (Mark Allen Publishing), 30(5), 272–275. https://doi.org/10.12968/bjon.2021.30.5.272
Dodd, S., Widnall, E., Russell, A. E., Curtin, E. L., Simmonds, R., Limmer, M., & Kidger, J. (2022). School-based peer education interventions to improve health: A global systematic review of effectiveness. BMC Public Health, 22(1), 2247. https://doi.org/10.1186/s12889-022-14688-3
Fayasari, A., Julia, M., & Huriyati, E. (2018). Pola makan dan indikator lemak tubuh pada remaja. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 7(1), 15–21. https://doi.org/10.14710/jgi.7.1.15-21
Jaworska, N., & MacQueen, G. (2015). Adolescence as a unique developmental period. Journal of Psychiatry & Neuroscience?: JPN, 40(5), 291–293. https://doi.org/10.1503/jpn.150268
Marconcin, P., Matos, M. G., Ihle, A., Ferrari, G., Gouveia, É. R., López-Flores, M., Peralta, M., & Marques, A. (2021). Trends of Healthy Lifestyles Among Adolescents: An Analysis of More Than Half a Million Participants From 32 Countries Between 2006 and 2014. Frontiers in Pediatrics, 9. https://doi.org/10.3389/fped.2021.645074
Norris, S. A., Frongillo, E. A., Black, M. M., Dong, Y., Fall, C., Lampl, M., Liese, A. D., Naguib, M., Prentice, A., Rochat, T., Stephensen, C. B., Tinago, C. B., Ward, K. A., Wrottesley, S. V., & Patton, G. C. (2022). Nutrition in adolescent growth and development. The Lancet, 399(10320), 172–184. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)01590-7
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. (2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan, Semester I.
Raimundo, M., Cerqueira, A., Gaspar, T., & Gaspar de Matos, M. (2024). An Overview of Health-Promoting Programs and Healthy Lifestyles for Adolescents and Young People: A Scoping Review. Healthcare, 12(20), 2094. https://doi.org/10.3390/healthcare12202094
Wahidah, N. H., & Ruhmawati, T. (2022). PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN OBESITAS PADA REMAJA. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.34011/jks.v3i1.1047





